Selasa, 07 Juli 2015

trip to pacitan


seluruh angota team ngetrip kali ini  adalah kluarga ...start dari kota kesanyangan kami yaitu mojokerto pk 22;00 sampai pacitan pk 07;00 sebelumnya satapan dan slholat subuh dulu di trengalek ..kotanya pak Sby  ini jalan ya sudah bagus cuma ada beberapa aja yang belum  selesai  pembangunan nya. Di kota dengan Upah pekerja terlecil di jatim ini....makanan masih murah rp 10.000 sudah dapat  nasi rames plus teh anget. 
tujuan pertama trip kali ini adalah pantai telang ria
gak ada yang istimewa dari pantai ini cuma aksesnya mudah dekat kota ada kolam renangnya dan banyak  penjual ikan laut
tak berlama lama kami di pantai ini perjalanan kami lanjutka ke pantai SRAU
kesan pertama di pantai ini bersih rapi dan anginnya wuuuus kenceng banget sam..bagus untuk berfoto foto ria ..tapi tidak untuk bermain main di tepinya ombaknya besar dan sulit di prediksi sam
di tempat ini makanan super murah sam tp sulit cari penginapan

sori sam... mata ini sdh gak mau di ajak plelototi monitor lagi lain kali saya sambung lagi ya....tetep semagat dan nikmati hidup ... salam lestari dari BASECAMP83
pantai pelang




Senin, 29 Juni 2015

omah kayu rumah pohon pujon



OMAH KAYU PUJON MALANG





penasaran sering denger cerita teman tentang rumah pohon atau omah kayu
akhirnya tepat  akhir pekan minggu pertama bulan maret saya sempatkan datang ke sana start pk 12 siang dari mojokerto lewat pacet  jalur cangar kami hanya membutuhkan waktu 1jam 45 menit mengunakan motor matick berhenti sekali untuk mendinginkan mesin di area wisata banyu panas cangar.
Masuk ke Taman Wisata Gunung Banyak (pujon malang, Jawa Timur) . Berlokasi sekitar 10 menit dari kota batu  lokasi peristirahatan yang dibuka sejak awal tahun 2014 ini terkesan eksklusif. Saking eksklusifnya, belum tentu pengunjung yang mampir ke Bukit Paralayang (nama lain Taman Wisata Gunung Banyak) tahu jika bukit ini memiliki lokasi peristirahatan unik.
Untuk memasuki area Omah Kayu, pengunjung diwajibkan membayar Rp 5.000 ke resepsionis yang berada di dekat pintu gerbangnya. Retribusi ini berbeda dengan retribusi masuk taman wisata Gunung Banyak yang harganya juga Rp 5.000. Begitu membayar retribusi masuk Omah Kayu, resepsionis akan membuka pintu dan akan kita temui jalan setapak menuruni bukit. Sambil jalan kaki mendekati rumah kayu, banyak ‘dingklik’ dari kayu yang sengaja dibuat menghadap tebing. Dengan duduk santai di dingklik ini dapat kita nikmati pemandangan lembah yang diisi dengan perkebunan dan pemukiman. Selain dingklik kayu, ada pula tempat perapian dan ‘hammock‘ yang semakin mengesankan tempat ini sebagai tempat peristirahatan yang tenang dan damai.



 Anak tangga mendekati rumah kayu disusun rapi meski hanya terbuat dari tanah dan kayu. Pegangan yang juga dibuat dari kayu mengesankan bahwa pengelolanya sangat memperhatikan keamanan dan kenyamanan para wisatawan. Begitu memasuki kawasan teras rumah kayu, saya sempat mengetes kekuatan lantai kayu sambil berpegangan. Kesan pertama begitu menginjakkan kaki di lantai kayu adalah rasa takut apakah kayu ini mampu menahan bobot tubuh sekitar 60 kilogram. Rasa takut perlahan berkurang setelah melihat adanya papan yang menginformasikan bahwa Omah Kayu mampu menahan bobot 3 orang dewasa
Pintu Rumah Kayu yang dikunci rapat dari luar membuat saya tidak bisa melihat kondisi ruangan di dalam. Jika dilihat dari luar, ruangan yang memiliki dimensi sekitar 3m x 2m x 2m (p x l x t) ini lebih nyaman dihuni oleh 2 orang. Bahan papan kayu yang menjadi dinding disusun rapat sehingga tidak memungkinkan banyak angin yang masuk ke dalam ruangan. Dengan sedikitnya angin yang masuk ke dalam ruangan memungkinkan penghuninya agar tetap hangat terutama saat malam hari dan menjelang pagi. Untuk kamar mandi memang tidak disediakan di dalam rumah kayu. Pihak pengelola telah menyediakan 2 ruang kamar mandi yang dilengkapi dengan air hangat di tempat terpisah. Saya pikir 2 kamar mandi saja sudah cukup untuk mengakomodasi 3 buah rumah kayu yang masing-masing dihuni oleh 2 orang wisatawan.
Omah Kayu berdiri diantara pepohonan di tebing bukit


 Dengan membayar Rp 350.000 per rumah per malam, wisatawan sudah bisa menikmati sensasi bermalam di Omah Kayu. Saat pagi kicauan burung yang hidup bebas diantara pepohonan pinus akan membangunkan tidur Anda. Menurut saya konsep inilah yang ingin ditawarkan oleh pihak pengelola. Sebuah konsep yang unik bukan? Tertarik untuk menginap di Omah Kayu? Datang saja ke Bukit Paralayang dan lakukan reservasi langsung melalui resepsionisnya. 

Jumat, 17 April 2015

ALBUM 2


pulau Wetar maluku



tambang tembaga pulau wetar



seleckta

puncak bayangan

penangungan



NTB
pujon malang


telaga sarangan

waduk tanjungan


monumen simpang lima kediri
budha tidur trowulan

pare kediri

omah kayu  

Selasa, 20 Januari 2015

mendaki gunung penanggungan di musim hujan

 Selamat datang di blog saya halaman ini berisi pengalaman saya bersama team basecamp83 dalam expedisi gunung penanggungan trawas mojokerto jatim di musim hujan.
Sebenarnya sdh lama ada rencana naik gunung pas musim hujan, pingin rasakan sensasinya.
 setelah berunding bersama team, akhirnya di putuskan expedisi di lakukan tgl 17 januari 2015 .

                      Dua minggu sebelum hari H seluruh team saya anjurkan untuk olah raga kecil kecilan untuk persiapan fisik, saya prediksi mendaki pada musim hujan lebih menguras tenaga. selain itu ada beberapa anggota team yang baru pertama kali naik gunung.
Bekal juga harus lebih seperti jas hujan dan sepatu ,untuk sepatu saya sarankan memakai sepatu bola dari bahan karet harganya sekitar 45rban selain lebih menggigit pada tanah liat juga tahan air, untuk bekal yg lain sama seperti naik gunung pada umumnya .untuk packing sebaiknya semua barang di bungkus dulu dengan kantong plastik sebelum masuk tas atau carier.

     Pilihan kami jatuh pada gunung penanggungan, selain tdk seberapa tinggi juga tidak terlalu jauh dr tempat tinggal kami sekitar 90 menit perjalanan pakai motor.
Gunung yg satu ini tipe gunung kering seperti bromo jadi jangan harap bisa mendapatkan air, para pendaki harus bawa bekal air yg cukup dari bawah
Tracknya hampir tanpa bonus tanjakan full. beberapa track adalah jalan air waktu terjadi hujan jadi harus ekstra hati hati.

        Singkat cerita hari yg di tunggu telah tiba, sudah tidak sabar rasanya kaki ini ingin berdiri di puncak.
Saptu sore pk 18-00 kami 10 orang start dr surabaya, sesuai judul artikel di atas hujan sdh menyambut kami dari sejak buka pintu rumah. Dengan roda dua adalan yg saya punya kami sampai lokasi pk 19-30 sepanjang perjalan gunung penangungan seolah olah memanggil kami untuk segera datang menghampirnya. kami parkir motor di warung barokah, warung terakir lokasinya setelah pos pendaftaran, hrg pakir inap rp 5rb.

Saya mendaftarkan team ke pos pedakian hrg tiket 8rb per orang, di beri bekal 2kantong sampah untuk membawa sampah kami turun. Oh ya kelewatan pendakian kali ini via jalur tamiajeng trawas mojokerto. jalur ini lebih di sukai para pendaki pemula.
     setelah semua perizinan dan persiapan
Selesai dan kami siap start, tiba tiba dr pihak yg berwenang menghampiri kami dan para pendaki lainya, mereka menghimbau untuk menunda pendakian untuk waktu yg belum di tentukan, dikarenakan di atas sedang terjadi badai ada pandaki dari malaysia yg terjebak badai .
Dalam hati saya menduga mungkin pendakian kali ini batal,

         tapi setalah pk 20-30 akhirnya         badai reda dan pos pendakian di buka kembali .
Setelah berdo'a bersama Dengan semangat 45 dan langkah tegab seberti angkatan, kami mulai merangkak, carier 80L sebarat kurang lebih 20kg, jas hujan dan headlam melekat di tubuh saya teman teman yg lain gak jauh beda. Jalan makadam mendatar menjadi pemanasan setelah hampir satu jam berjalan, ada jalan bercabang ada tanda panah ke kanan bertuliskan PUNCAK jalanya setapak dan mulai menanjak langkah mulai terasa berat karena tanahnya liat, sepatu yg saya pakai benar benar mendukung sy lihat pendaki yg lain banyak yg terpleset.
Sepanjang perjalanan sdh tak terhitung lagi berapa kali kami berhenti selain untuk iatirahat juga supaya seluruh angota tetap berkumpul dan tidak terpisah semakin lama tanjakan semakin tinggi langkah kami semakin berat selain beban di punggung saya lincinnya track malam itu semakin mengikis semangat saya .
   
 Ditengah letih yg luar biasa , ,perut kroncongan dan dingin yg tak tertahan , tiba tiba terjadi badai, saya intruksikan untuk berhenti dan mencari tempat aman saat itu team tingal 4 orang termasuk saya karena yg lain sdh duluan, di pingir tebing yg curam sy rebahkan
badan, saya sempatkan makan roti untuk menganjal perut hapir 15 menit sy berhenti di situ badai pun telah berlalu dengan energi sedikit terkumpul akhir kami merangkak kembali ternyata tdk sampai 5 menit sdh sampai tujuan pertama kami yaitu "puncak bayangan" e lha dalah...@# tau gitu tadi tidak usah berhenti ...tp memang kondisi hujan dan gelap jarak panndang hanya 2m . Pk 23-20 kami sampai di puncak bayangan sebidang tannah lapang yang cukup untuk kurang lebih 50 tenda, biasa di gunakan pendaki untuk istirahat sebalum menjutkan ke puncak utama esok hari beberapa angota team kami sdh mendirikan tenda, sementara yg lain menunggu saya karena tenda saya bawa, kencangnya angin saat itu membuat kami agak kesulitan mendirikan tenda.
Wantu kami pergunakan untuk istirahat supaya energi kembali pulih untuk pendakian ke puncak utama esok hari tak lupa pasang alrm pk 04-00.



         Masih pagi buta ketika alrmku berbunyi kabut pun masih sangat pekat, hawa dingin dan rasa capek yg belum hilang membuat saya malas bangun tapi karena kebelet buang air kecil jd ya terpaksa bangun ..bergegas cari tempat aman buat buang air...
Ketikat saya lihat ke bawah subqanallah kota pandaan porong terlihat indah dengan kerlap krelip lampunya...beberapa pendaki lain tak mensiasiakan pemandangan langka ini..tp gak lama lagi lagi badai ringan datang membuat jarak pandang makin terbatas saya putuskan untuk kembali ke tenda...setelah menunggu agak lama badai tak kunjung reda kami betunding bersama team dan demi keslamatan bersama di putuskan pendakian kali ini hanya sampai puncak bayangan saja, ada juga salah seorang dari kami yg bersikeras melanjutkan pendakian tapi setelah saya beri penjelasan akhirnya mau mengerti  .
 puncak terlihat badai dan berkabut
 
   

Puncak welirang dinlihat dari puncak penanggungan


Tepat pk 9 pagi hari minggu 18 januari akhirnya kami turun , dan alhamdulillah sampai rumah dengan selamat.
     Ada banyak hal saya dapatkan dalam pendakian kali ini.
Pertama, saya jadi tau sesuatu yg sulit untuk di dapat akan terasa lebih indah dan nikmat
Kedua kekompakan dan solidaritas sangat di perlukan di mana kondisi lelah dan kedinginan membuat kita mudah emosi dan melupakan semua itu.
Yang ketiga bekal dan persiapan sangat mutlak dari beberapa pendakian yg saya lakukan ada barang yg gak kalah penting tp terlewatkan oleh saya yaitu jarum dan benang
ketika kami turun bayak pendaki yang terpeleset termasuk dari team kami juga ada beberapa yang tali tasnya terputus untung ada pendaki lain yang membawa jarum dan benang. tak bisa di bayangkan bila turun hanya dengan satu tali tas.

Jumat, 09 Januari 2015

bila tersesat di gunung

Selamat datang di blog saya halaman ini berisi tips singkat bila tersesat saat pendakian semoga bermanfaat 
    
 Apa yg kita lakukan bila saat pendakian kita tersesat .
      Sering kita dengar berita tentang penndaki yg tersesat. Baik yang bisa ditemukan kembali maupun yang hilang tidak ditemukan sama sekali oleh potensi SAR. Pendaki yang ditemukan pun dengan berbagai macam keadaannya, baik dalam kondisi masih bernyawa maupun dalam kondisi tewas. Dalam melakukan pendakian gunung, resiko tersesat pasti akan selalu ada bagi pendaki itu sendiri. Maka dari itu seorang pendaki wajib mengetahui tentang pembelajaran untuk meminimalisir dari resiko tersesat ini. Namun sekali lagi untuk diingat bahwa resiko tersesat pasti ada dan jika hal itu sudah terjadi maka perlu kesigapan yang harus anda lakukan agar dapat keluar dan selamat dari bahaya tersesat di gunung tersebut.
      Terdapat empat hal mendasar yang harus diingat jika pendaki tersesat, dimana biasa lebih sering disingkat dengan kata STOP yang merupakan singkatan dari Sit, Thinking, Observe dan Planning.
Sit (Duduk) Kebanyakan pendaki akan mulai panik jika menyadari dirinya tersesat. Dalam kondisi seperti ini keadaan mental akan menurun dan daya pikir pun akan berkurang yang berujung terhadap keputus-asaan. Untuk itu kendalikan diri terlebih dahulu, duduk dan beristirahatlah sejenak. Jika anda tersesat dalam satu kelompok, pastikan tidak ada satu orang pun yang panik karena jika satu orang saja panik maka kondisi tersebut akan berpengaruh terhadap orang yang lainnya. Salah satu cara untuk menghilangkan keadaan panik seperti ini adalah dengan makan dan minum.
Thinking (Berfikir) Ketika tersesat, kondisi mental harus tenang dan hindari kepanikkan agar dapat berikir secara jernih dan logis. Berfikir jernih sangat diperlukan untuk menyelamatkan diri anda ataupun tim agar dapat meloloskan diri dari jalur yang salah. Coba ingat kembali jalur yang anda lalui sebelum tersesat dan apa yang menyebabkan anda tersesat. Cari juga petunjuk yang mungkin dapat memprediksi lokasi anda ketika tersesat, baik dengan melihat puncak, bukit, sabana, jenis pepohonan, ataupun petunjuk alam lain. Gunakan pula peralatan navigasi seperti kompas, altimeter dan sebagainya untuk membantu. Dalam berfikir, hindari segala keegoisan dan keapatisan khususnya jika anda berada dalam tim.
 Observe (Observasi) Langkah selanjutnya adalah mengobservasi sekitar baik dari kondisi alam hingga perbekalan yang dimiliki agar dapat menetukan rencana selanjutnya yang harus diambil. Periksa persediaan makanan dan air, perhitungkan cukup untuk bertahan berapa lama dan lakukan penghematan yang tepat. Kondisi tubuh dan tim juga harus dipertimbangkan sebaik mungkin.
Planning (Perencanaan) Tahap ini harus difikirkan secara matang karena sangat berpengaruh untuk kelanjutannya. Tak hanya perencanaan, tapi juga konsekuensi yang akan dihadapi dengan mengambil suatu langkah, juga harus dipertimbangkan agar tidak terjadi kesalahan yang fatal dan sangat berpengaruh pada keselamatan anda ataupun tim. Selain keempat hal dasar tersebut, beberapa tips lainnya yang bisa diterapkan saat tersesat di gunung diantaranya adalah :
Niat untuk bertahan hidup Ketika tersesat,
 jangan memaksakan diri untuk menemukan jalur yang benar, khususnya ketika hari sudah menjelang gelap.
Gunakan waktu malam hari untuk beristirahat dengan mendirikan tenda ataupun bivak.
Terus naik menuju puncak Gunung memiliki bagian atas yang lebih sempit dibandingkan di bawah. Sehingga bila anda tersesat dan terus naik ke atas, daerah akan semakin sempit sehingga mempermudah pencarian jalur yang benar.
Turun ke bawah belum tentu anda akan menemukan desa. Ketika berada di ketinggian, mungkin bisa menemukan dataran yang lebih lapang, sehingga mempermudah orbservasi anda dalam menemukan jalur yang diinginkan. Selain itu semua jalur pendakian akan bertemu di puncak sehingga dapat menemukan jalur yang anda inginkan untuk turun. Berikan penanda Ketika sedang mencari jalur yang benar, jangan sampai anda malah mengambil jalur yang justru memperburuk keadaan. Tinggalkan tanda seperti mengikat tali di pohon atau mematahkan ranting, sehingga jika jalur yang anda ambil tidak menunjukan tanda-tanda yang tepat, anda bisa kembali ke lokasi awal agar tidak tersesat terlalu jauh. Tanda ini juga berguna jika ada tim yang sudah melakukan pencarian terhadap anda. Mendaki gunung, merupakan kegiatan yang menarik. Namun, memiliki resiko yang mungkin bisa terjadi pada anda seperti halnya tersesat. Untuk itu pengenalan terhadap jalur serta tanda-tanda yang diberikan oleh alam dengan mengumpulkan informasi merupakan persiapan yang diperlukan apabila kejadian seperti tersesat menimpa anda saat melakukan pendakian. Tetap utamakan

keselamatan dan selamat mendaki!
basecamp-83.blogspot.com rental dan penjualan alat alat pendakian 085731165583
Jl raya japanan lor kc kemlagi mojokerto jatim

Minggu, 07 Desember 2014

jual aneka pedang dan sangkur mokojokerto

Jual pedang dan sangkur mojokerto jl kh manshur 115 japanan lor kemlagi mojokerto..0857 311 655 83
hrg 250
hrg 100 rb
hrg 100rb
l
hrg 80rb
hrg 200rb
ketapel 50 rb
 50rb
60 rb sepasang 
 
100rb
columbia series 120 rb
green laser 5 mata 120rb 

Selasa, 11 November 2014

TIPS SINGKAT MENDAKI GUNUNG

SELAMAT DATANG DI BLOG SAYA 
HALAMAN INI BERISI TIPS SINGKAT NAIK GUNUNG 
TULISAN INI DI BUAT BERDASARKAN PENGALAMAN PRIBADI, TEMAN DAN INFO DARI BERBAGAI SUMBER
naik gunung memang mengasikkan tapi tanpa persiapan yang cukup bisa jadi membahayakan.
berikut tips sikat bagi teman teman yang mau naik gunung.
1. pertama jangan samakan naik gunung dengan kegiatan pignik lainnya, saya sendiri lebih mengkategorikan naik gunung sebagai olahraga extrim yang perlu persiapan fisik dan mental.
2. pelajari karakter gunung yang akan di tracking, seperti ketinggian, medan,jarak dan waktu tempuh
hal ini penting terkait persiapan bekal.
3. persiapkan fisik dan mental
olah raga kecil minimal satu bulan sebelum kebrangkatan.
4. bekal
untuk bekal saya sendiri lebih suka membawa roti tawar susu cair dan coklat missis selain praktis coklat mengandung banyak kalori sebagai sumber tenaga, roti tawar sebagai pengajal laparnya. dan air tentunya.
5. peralatan seperti
tenda, tas carrier + cover ,sleepingbag, jaket gunung dan jas hujan wajib hukumnya
untuk tracking malam headlamp cukup membantu.
untuk tracking berpasir seperti semeru sepatu jg perlu di perhatikan, salah memilih sepatu akan sulit bergerak.
karena sepatu khusus cukup menguras kantong ,saya waktu itu pakai sepatu bola karet saya beli seharga 35rb, lumayan membantu untuk track curam berpasir.Atau track  becek dan licin
untuk urusan peralatan teman teman di mojokerto dan sekitarnya bisa call saya di 0857 311 655 83
BASECAMP83 rental peralatan camping dan naik gunung..he.he.he numpang promo dikit gan..
6. untuk menghindari tersesat tandai setiap persimpangan dengan pita atau bisa juga dengan tali rapiah. khusus di semeru hati hati dengan jalur blank 75 jalur lahar yg berakhir jurang yg mirip track pendakian.
7. peluit
peluit berfungsi untuk meminta bantuan bila kita tersesat membantu tim sar menemukan posisi kita atau bisa juga membuat asap.
8 . Hipotermia
Ini merupakan suatu kondisi dimana tubuh mengalami
kesulitan dalam mengatasi
tekanan suhu dingin dan
mengalami penurunan hingga di bawah suhu normal tubuh.
Normalnya suhu tubuh manusia
adalah 36-37ºC. Anda perlu
berhati-hati jika suhu tubuh
menurun hingga 32ºC, sebab
Anda akan berhadapan dengan
malaikat kematian. Karena, di saat suhu tubuh berada di titik
ini –atau kurang dari 32ºC–
maka sel-sel tubuh tak dapat
bekerja. Begitu juga dengan
sistem metabolisme tubuh yang
tak dapat berjalan. Para pendaki
gunung sering mendapat
serangan ini. Mengenali gejalanya
pun sangat mudah: Kedinginan,
menggigil, lemas, kehilangan
orientasi, pucat, hingga
terkadang bibir terlihat
membiru.
“Bahkan, sebenarnya saat
seseorang sangat mudah
tersandung tanpa ada rintangan
ketika sedang berjalan, bisa jadi
itu merupakan pertanda awal
serangan hipotermia
Mengatasinya:
Saat tanda-tanda hipotermia
mulai terlihat, segeralah
berhenti. Tak ada gunanya
mengabaikannya, apalagi
terus memaksakan diri. Itu
hanya akan memperparah
keadaan dan membuat Anda
kehilangan kesadaran.
tdk ada cara lain selain menghangatkan tubuh. sebisa mungkin.
Gunakan sleepingbag berdua ,air hangat dalam botol dan nyalakan api unggun..
9. jangan terlalu memaksakan karena puncak hanya BONUS kembali pulang adalah tujuan
masih ada hari esok.

sekian tips singkat dari saya tim dari BASECAMP83 semoga membatu teman teman , silahkan yg mau nambain.
                    TRIMAKASIH TELAH BERKUNJUNG DI BLOG SAYA

silahkan gabung juga di grub fb backpakerjatim
                                  https://www.facebook.com/groups/241306676070272/