Jumat, 29 Januari 2016

toko outdoor mojokerto

selamat pagi kawan kawan pencinta alam para pencandu ketinggian kali ini saya akan memposting ulasan tentang salah satu toko outdoor yang ada di mojokerto 
nama tokonya adalah BASECAMP83
lokasinya agak jauh dari kota perjalanan sekitar 30 menit naik motor alamatnya di ds japanan lor kc kemlagi mojokerto atau bisa di cari di googlemap dengan keyword basecamp83

selain jual perlengkan kemping dan naik gunung toko ini juga menyewakan perlengkapanya
ini no yang bisa di hubungi 085731165583

Kamis, 24 Desember 2015

kolam renang wardes trawas mojokerto

bosen dengan kolam renang yang biasa kami kunjungi tiap kali pingin renang, kali ini kami mencoba suasana baru, suasa hotel  bitang lima tapi masih tetap di wilayah mojokerto. dari hasil browsing dan lihat setatus fb dan foto teman teman akhirnya hati ini jatuh hati pada kolam renang yang satu ini .
berjarak sekitar satu jam perjalanan  dari arah kota .kami tempuh dengan motor matick kesayangan. start dari rumah pk 08:00 sampai lokasi sekitar pk 09:00
rute mojokerto kota ke arah mojosari lalu ke kanan atau selatan arah trawas sekitar 30menit lokasinya kiri jalan pinggir jalan raya sebelum trawas tapi sudah masuk wilayah trawas..
      sebetulnya tempat ini adalah rumah makan dan penginapan tapi sejak setahun terakhir kolam renangnya di buka untuk umum ..nama tempatnya WARDES (warung desa)

harga tiket masuknya rp 20.000 per orang besar kecil adek bayi pun kena tarif


kolamnya bersih dan masih sepi

tempatnya bagus


cantik




tamannya bagus

belajar terbang

naik kuda dulu he he he

Rabu, 09 Desember 2015

Kolam renang sekarsari mojokerto

Hai  brow en sis Backpaker kali ini saya akan sedikit ulas tentang kolam renang legendaris kota mojokerto yaitu kolam renang sekarsari yg sejak saya duduk di bangku sekolah dasar sampai sekarang sudah punya anak sekolah dasar ..wujutnya tetep gak ada perubahan.hanya taman sebalah utara yg berlalih fungsi menjadi kolam renang  anak
Lokasinya di tengah kota tepatnya perempatan empunala sebelah timur pasar tanjung sehingga mudah di jangkau htm nya pun murah meriah cuma rp 8000 per desember 2015..
Terdiri dari kolam utama sedalam kurang lebih 160cm 
Dua kolam anak 50 70 cm dan satu kolam 110cm membuat tempat ini cocok untuk semua usia
untuk urusan toilet dan ruang ganti lumayan untuk htm segitu gak perlu antri .
.untuk sekedar belajar renang atau melepas penat di akhir pekan tempat ini saya rekomendasikan ..jika ingin belajar  atau les renang setiap hari minggu ada ..dengan biaya rp 300rb sampai bisa hrg tdk termasuk HTM..
kolam renang utama
kolam renang anak
kolam baru yang belum rampung
harga tiket masuk yang murah meriah

Selasa, 07 Juli 2015

trip to pacitan


seluruh angota team ngetrip kali ini  adalah kluarga ...start dari kota kesanyangan kami yaitu mojokerto pk 22;00 sampai pacitan pk 07;00 sebelumnya satapan dan slholat subuh dulu di trengalek ..kotanya pak Sby  ini jalan ya sudah bagus cuma ada beberapa aja yang belum  selesai  pembangunan nya. Di kota dengan Upah pekerja terlecil di jatim ini....makanan masih murah rp 10.000 sudah dapat  nasi rames plus teh anget. 
tujuan pertama trip kali ini adalah pantai telang ria
gak ada yang istimewa dari pantai ini cuma aksesnya mudah dekat kota ada kolam renangnya dan banyak  penjual ikan laut
tak berlama lama kami di pantai ini perjalanan kami lanjutka ke pantai SRAU
kesan pertama di pantai ini bersih rapi dan anginnya wuuuus kenceng banget sam..bagus untuk berfoto foto ria ..tapi tidak untuk bermain main di tepinya ombaknya besar dan sulit di prediksi sam
di tempat ini makanan super murah sam tp sulit cari penginapan

sori sam... mata ini sdh gak mau di ajak plelototi monitor lagi lain kali saya sambung lagi ya....tetep semagat dan nikmati hidup ... salam lestari dari BASECAMP83
pantai pelang




Senin, 29 Juni 2015

omah kayu rumah pohon pujon



OMAH KAYU PUJON MALANG





penasaran sering denger cerita teman tentang rumah pohon atau omah kayu
akhirnya tepat  akhir pekan minggu pertama bulan maret saya sempatkan datang ke sana start pk 12 siang dari mojokerto lewat pacet  jalur cangar kami hanya membutuhkan waktu 1jam 45 menit mengunakan motor matick berhenti sekali untuk mendinginkan mesin di area wisata banyu panas cangar.
Masuk ke Taman Wisata Gunung Banyak (pujon malang, Jawa Timur) . Berlokasi sekitar 10 menit dari kota batu  lokasi peristirahatan yang dibuka sejak awal tahun 2014 ini terkesan eksklusif. Saking eksklusifnya, belum tentu pengunjung yang mampir ke Bukit Paralayang (nama lain Taman Wisata Gunung Banyak) tahu jika bukit ini memiliki lokasi peristirahatan unik.
Untuk memasuki area Omah Kayu, pengunjung diwajibkan membayar Rp 5.000 ke resepsionis yang berada di dekat pintu gerbangnya. Retribusi ini berbeda dengan retribusi masuk taman wisata Gunung Banyak yang harganya juga Rp 5.000. Begitu membayar retribusi masuk Omah Kayu, resepsionis akan membuka pintu dan akan kita temui jalan setapak menuruni bukit. Sambil jalan kaki mendekati rumah kayu, banyak ‘dingklik’ dari kayu yang sengaja dibuat menghadap tebing. Dengan duduk santai di dingklik ini dapat kita nikmati pemandangan lembah yang diisi dengan perkebunan dan pemukiman. Selain dingklik kayu, ada pula tempat perapian dan ‘hammock‘ yang semakin mengesankan tempat ini sebagai tempat peristirahatan yang tenang dan damai.



 Anak tangga mendekati rumah kayu disusun rapi meski hanya terbuat dari tanah dan kayu. Pegangan yang juga dibuat dari kayu mengesankan bahwa pengelolanya sangat memperhatikan keamanan dan kenyamanan para wisatawan. Begitu memasuki kawasan teras rumah kayu, saya sempat mengetes kekuatan lantai kayu sambil berpegangan. Kesan pertama begitu menginjakkan kaki di lantai kayu adalah rasa takut apakah kayu ini mampu menahan bobot tubuh sekitar 60 kilogram. Rasa takut perlahan berkurang setelah melihat adanya papan yang menginformasikan bahwa Omah Kayu mampu menahan bobot 3 orang dewasa
Pintu Rumah Kayu yang dikunci rapat dari luar membuat saya tidak bisa melihat kondisi ruangan di dalam. Jika dilihat dari luar, ruangan yang memiliki dimensi sekitar 3m x 2m x 2m (p x l x t) ini lebih nyaman dihuni oleh 2 orang. Bahan papan kayu yang menjadi dinding disusun rapat sehingga tidak memungkinkan banyak angin yang masuk ke dalam ruangan. Dengan sedikitnya angin yang masuk ke dalam ruangan memungkinkan penghuninya agar tetap hangat terutama saat malam hari dan menjelang pagi. Untuk kamar mandi memang tidak disediakan di dalam rumah kayu. Pihak pengelola telah menyediakan 2 ruang kamar mandi yang dilengkapi dengan air hangat di tempat terpisah. Saya pikir 2 kamar mandi saja sudah cukup untuk mengakomodasi 3 buah rumah kayu yang masing-masing dihuni oleh 2 orang wisatawan.
Omah Kayu berdiri diantara pepohonan di tebing bukit


 Dengan membayar Rp 350.000 per rumah per malam, wisatawan sudah bisa menikmati sensasi bermalam di Omah Kayu. Saat pagi kicauan burung yang hidup bebas diantara pepohonan pinus akan membangunkan tidur Anda. Menurut saya konsep inilah yang ingin ditawarkan oleh pihak pengelola. Sebuah konsep yang unik bukan? Tertarik untuk menginap di Omah Kayu? Datang saja ke Bukit Paralayang dan lakukan reservasi langsung melalui resepsionisnya. 

Jumat, 17 April 2015

ALBUM 2


pulau Wetar maluku



tambang tembaga pulau wetar



seleckta

puncak bayangan

penangungan



NTB
pujon malang


telaga sarangan

waduk tanjungan


monumen simpang lima kediri
budha tidur trowulan

pare kediri

omah kayu  

Selasa, 20 Januari 2015

mendaki gunung penanggungan di musim hujan

 Selamat datang di blog saya halaman ini berisi pengalaman saya bersama team basecamp83 dalam expedisi gunung penanggungan trawas mojokerto jatim di musim hujan.
Sebenarnya sdh lama ada rencana naik gunung pas musim hujan, pingin rasakan sensasinya.
 setelah berunding bersama team, akhirnya di putuskan expedisi di lakukan tgl 17 januari 2015 .

                      Dua minggu sebelum hari H seluruh team saya anjurkan untuk olah raga kecil kecilan untuk persiapan fisik, saya prediksi mendaki pada musim hujan lebih menguras tenaga. selain itu ada beberapa anggota team yang baru pertama kali naik gunung.
Bekal juga harus lebih seperti jas hujan dan sepatu ,untuk sepatu saya sarankan memakai sepatu bola dari bahan karet harganya sekitar 45rban selain lebih menggigit pada tanah liat juga tahan air, untuk bekal yg lain sama seperti naik gunung pada umumnya .untuk packing sebaiknya semua barang di bungkus dulu dengan kantong plastik sebelum masuk tas atau carier.

     Pilihan kami jatuh pada gunung penanggungan, selain tdk seberapa tinggi juga tidak terlalu jauh dr tempat tinggal kami sekitar 90 menit perjalanan pakai motor.
Gunung yg satu ini tipe gunung kering seperti bromo jadi jangan harap bisa mendapatkan air, para pendaki harus bawa bekal air yg cukup dari bawah
Tracknya hampir tanpa bonus tanjakan full. beberapa track adalah jalan air waktu terjadi hujan jadi harus ekstra hati hati.

        Singkat cerita hari yg di tunggu telah tiba, sudah tidak sabar rasanya kaki ini ingin berdiri di puncak.
Saptu sore pk 18-00 kami 10 orang start dr surabaya, sesuai judul artikel di atas hujan sdh menyambut kami dari sejak buka pintu rumah. Dengan roda dua adalan yg saya punya kami sampai lokasi pk 19-30 sepanjang perjalan gunung penangungan seolah olah memanggil kami untuk segera datang menghampirnya. kami parkir motor di warung barokah, warung terakir lokasinya setelah pos pendaftaran, hrg pakir inap rp 5rb.

Saya mendaftarkan team ke pos pedakian hrg tiket 8rb per orang, di beri bekal 2kantong sampah untuk membawa sampah kami turun. Oh ya kelewatan pendakian kali ini via jalur tamiajeng trawas mojokerto. jalur ini lebih di sukai para pendaki pemula.
     setelah semua perizinan dan persiapan
Selesai dan kami siap start, tiba tiba dr pihak yg berwenang menghampiri kami dan para pendaki lainya, mereka menghimbau untuk menunda pendakian untuk waktu yg belum di tentukan, dikarenakan di atas sedang terjadi badai ada pandaki dari malaysia yg terjebak badai .
Dalam hati saya menduga mungkin pendakian kali ini batal,

         tapi setalah pk 20-30 akhirnya         badai reda dan pos pendakian di buka kembali .
Setelah berdo'a bersama Dengan semangat 45 dan langkah tegab seberti angkatan, kami mulai merangkak, carier 80L sebarat kurang lebih 20kg, jas hujan dan headlam melekat di tubuh saya teman teman yg lain gak jauh beda. Jalan makadam mendatar menjadi pemanasan setelah hampir satu jam berjalan, ada jalan bercabang ada tanda panah ke kanan bertuliskan PUNCAK jalanya setapak dan mulai menanjak langkah mulai terasa berat karena tanahnya liat, sepatu yg saya pakai benar benar mendukung sy lihat pendaki yg lain banyak yg terpleset.
Sepanjang perjalanan sdh tak terhitung lagi berapa kali kami berhenti selain untuk iatirahat juga supaya seluruh angota tetap berkumpul dan tidak terpisah semakin lama tanjakan semakin tinggi langkah kami semakin berat selain beban di punggung saya lincinnya track malam itu semakin mengikis semangat saya .
   
 Ditengah letih yg luar biasa , ,perut kroncongan dan dingin yg tak tertahan , tiba tiba terjadi badai, saya intruksikan untuk berhenti dan mencari tempat aman saat itu team tingal 4 orang termasuk saya karena yg lain sdh duluan, di pingir tebing yg curam sy rebahkan
badan, saya sempatkan makan roti untuk menganjal perut hapir 15 menit sy berhenti di situ badai pun telah berlalu dengan energi sedikit terkumpul akhir kami merangkak kembali ternyata tdk sampai 5 menit sdh sampai tujuan pertama kami yaitu "puncak bayangan" e lha dalah...@# tau gitu tadi tidak usah berhenti ...tp memang kondisi hujan dan gelap jarak panndang hanya 2m . Pk 23-20 kami sampai di puncak bayangan sebidang tannah lapang yang cukup untuk kurang lebih 50 tenda, biasa di gunakan pendaki untuk istirahat sebalum menjutkan ke puncak utama esok hari beberapa angota team kami sdh mendirikan tenda, sementara yg lain menunggu saya karena tenda saya bawa, kencangnya angin saat itu membuat kami agak kesulitan mendirikan tenda.
Wantu kami pergunakan untuk istirahat supaya energi kembali pulih untuk pendakian ke puncak utama esok hari tak lupa pasang alrm pk 04-00.



         Masih pagi buta ketika alrmku berbunyi kabut pun masih sangat pekat, hawa dingin dan rasa capek yg belum hilang membuat saya malas bangun tapi karena kebelet buang air kecil jd ya terpaksa bangun ..bergegas cari tempat aman buat buang air...
Ketikat saya lihat ke bawah subqanallah kota pandaan porong terlihat indah dengan kerlap krelip lampunya...beberapa pendaki lain tak mensiasiakan pemandangan langka ini..tp gak lama lagi lagi badai ringan datang membuat jarak pandang makin terbatas saya putuskan untuk kembali ke tenda...setelah menunggu agak lama badai tak kunjung reda kami betunding bersama team dan demi keslamatan bersama di putuskan pendakian kali ini hanya sampai puncak bayangan saja, ada juga salah seorang dari kami yg bersikeras melanjutkan pendakian tapi setelah saya beri penjelasan akhirnya mau mengerti  .
 puncak terlihat badai dan berkabut
 
   

Puncak welirang dinlihat dari puncak penanggungan


Tepat pk 9 pagi hari minggu 18 januari akhirnya kami turun , dan alhamdulillah sampai rumah dengan selamat.
     Ada banyak hal saya dapatkan dalam pendakian kali ini.
Pertama, saya jadi tau sesuatu yg sulit untuk di dapat akan terasa lebih indah dan nikmat
Kedua kekompakan dan solidaritas sangat di perlukan di mana kondisi lelah dan kedinginan membuat kita mudah emosi dan melupakan semua itu.
Yang ketiga bekal dan persiapan sangat mutlak dari beberapa pendakian yg saya lakukan ada barang yg gak kalah penting tp terlewatkan oleh saya yaitu jarum dan benang
ketika kami turun bayak pendaki yang terpeleset termasuk dari team kami juga ada beberapa yang tali tasnya terputus untung ada pendaki lain yang membawa jarum dan benang. tak bisa di bayangkan bila turun hanya dengan satu tali tas.